Wys tans plasings met die etiket Hidup Sehat. Wys alle plasings
Wys tans plasings met die etiket Hidup Sehat. Wys alle plasings

Maandag 10 Junie 2013

Penyebab Penyakit Jantung


penyebab penyakit jantungberbahaya dan penyebab tingginya angka kematian di Indonesia. Umumnya, masyarakat kita belum menyadari berbagai penyebab penyakit jantung. Selain faktor genetik dan gaya hidup tak sehat seperti merokok dan kegemukan, ternyata ada sejumlah faktor tersembunyi yang dapat meningkatkan resiko terkena penyakit jantung. Faktor penyebab penyakit jantung memang harus kita ketahui agar mulai hari ini kita bisa menjaga dan mencintai jantung kita.
Berikut ini sejumlah faktor penyebab penyakit jantung :
» Baca Selengkapnya Tentang: Penyebab Penyakit Jantung

Ciri-ciri Penyakit Jantung

March 8th, 2013 by adminNo comments »
ciri penyakit jantung
ciri penyakit jantung
Ciri-ciri awal orang yang mengidap penyakit jantungsangatlah bervariasi, tergantung dari penyakit jantung apa yang dialami. Nyeri dada, seperti tertusuk, bisa saja merupakan ciri-ciri penyakit jantung. Namun, tidak di semua sakit tempat di area dada dapat dianggap sebagai ciri-ciri penyakit jantung. Tentunya ada tempat tertentu dan sering kali tidak hanya rasa seperti tertusuk. Bisa juga gejalanya disertai dengan rasa yang menjalar ke lengan, punggung, disertai keringat dingin, rasa berdebar-debar seperti tertekan benda berat, dan beberapa gejala lainnya.
» Baca Selengkapnya Tentang: Ciri-ciri Penyakit Jantung

Jenis Penyakit Jantung

March 8th, 2013 by adminNo comments »
jenis penyakit jantung
jenis penyakit jantung
Penyakit jantung adalah penyakit yang mengganggu sistem pembuluh darah atau lebih tepatnya menyerang jantung dan urat-urat darah. Beberapa jenis penyakit jantung seperti jantung koroner, serangan jantung, tekanan darah tinggi, stroke, sakit di dada (biasa disebut “angina”) dan penyakit jantung rematik. Penyakit jantung koronermerupakan penyakit jantung yang penderitanya paling banyak. Penyakit ini menyerang pembuluh darah dan dapat menyebabkan serangan jantung. Serangan jantung disebabkan oleh pembuluh arteri yang tersumbat sehingga menghambat penyaluran oksigen dan nutrisi ke jantung. Stroke disebabkan oleh kurangnya aliran darah yang mengalir ke otak yang terkadang menyebabkan pendarahan di otak.
» Baca Selengkapnya Tentang: Jenis Penyakit Jantung

Obat Alternatif Penyakit jantung

March 8th, 2013 by adminNo comments »
obat alternatif penyakit jantung
obat alternatif penyakit jantung
Obat Alternatif Penyakit jantung – Penyakit jantung merupakan salah satu jenis penyakit yang terbukti diderita oleh banyak orang di seluruh dunia termasuk Indonesia. Bahkan tak sedikit dari mereka yang pada akhirnya meninggal dunia karena penyakit ini. Di saat ekonomi sedang memburuk seperti sekarang ini, tentu saja pengobatan penyakit jantung di rumah sakit tidak banya dipilih oleh para penderita penyakit jantung. Alasannya tak lain karena pengobatan di rumah sakit hanya akan membuat situasi seakan menjadi semakin buruk, karena biaya yang dibutuhkan tidaklah murah. Karena hal tersebut, sangatlah wajar jika ada beberapa pihak yang sekarang mencoba mengembangkan manfaat alam, untuk mendapatkan obat alternatif penyakit jantung yang tentu saja lebih terjangkau    untuk banyak orang.

Pemeriksaan CT Scan

Secara umum, pemeriksaan CT abdomendilakukan untuk melihat gaster/lambung, liver/hati, gallblader/kantung empedu (khususnya batu empedu), pancreas, usus halus, lesi pada ginjal dan untuk melihat sistem vascular.
Aplikasi lainnya termasuk diagnosa dan mempelajari penyakit jantung, stroke, penyakit vascular, osteoporosis, tulang, sinus, bagian dalam telinga, otak dan pembuluh darahnya, sistem reproduksi dan saluran pencernaan.
CT Scan memiliki kemampuan unik untuk menggambarkan jaringan lunak, tulang dan pembuluh darah. Saat ini termasuk sebagai sarana yang terbaik untuk mempelajari abdomen dan paru.
Proses Pemeriksaan CT Scan:
  1. Persiapan awal – PuasaPagi2, jam 7, saya diminta agar sudah siap oleh petugas radiologi RS PI. Rencananya proses CT Scan dimulai jam 8 pagi. Persiapannya adalah puasa sejak jam 10 malam. Hal ini diperlukan karena pemeriksaan CT Scan untuk bagian abdomen(rongga perut) membutuhkan keadaan saluran pencernaan yang bersih, agar gambarannya dapat tervisualisasi dengan baik.
  2. Persiapan – Minum Cairan KontrasJam 7 pagi, proses pun dimulai, mula2 saya harus meminum segelas besar cairan kontras/barium. Cairan ini warnanya putih kecoklat2an seperti susu. Rasanya agak enek karena agak kental , namun dibanding jaman dulu, sekarang sudah jauh lebih nyaman karena sudah diberi rasa agak manis dan rasa segar jeruk…
    Selain cairan barium/barium-sulfat, cairan kontras bisa juga dariGastrografin yang merupakan cairan dengan campuran yodium. Rasanya agak kepahit2an.
    Cairan kontras ini digunakan karena dalam pemeriksaan abdomen dibutuhkan adanya pembeda (kontras) pada gambaran struktur organ pencernaan dari gambaran struktur organ lainnya seperti Lymph nodes, massa atau abses pada abdomen.
    Waktu minum kontras tersebut sangat penting untuk memastikan kontras telah tersebar pada sistem saluran cerna. Oleh karena biasanya prosedur minum kontras untuk pemeriksaan CT abdomen atas diatur sbb :
    Minimum 600 ml s/d 750 ml kontras dibagi 3 bagian/gelas.
    - Bagian Pertama : diminum 30 menit sebelum pemeriksaan.
    - Bagian kedua : diminum 15 menit sebelum pemeriksaan.
    - Bagian ketiga : diminum 5 menit sebelum pemeriksaan
    Setelah selesai minum cairan kontras, saya masuk ke ruangan CT Scan.
    Oya, tentunya pernah terbersit juga, apakah cairan kontras aman untuk diminum? Secara umum barium dan gastrografinaman dan pada akhirnya akan keluar melalui saluran pencernaan. Efek sampingnya minor dan hanya sementara seperti sembelit, mungkin saja bisa terjadi.
  3. Persiapan di Ruang CT ScanPertama2 kita harus mengganti baju dengan baju khusus yang menyerupai kimono. Pakaian kita semua dilepas (kecuali pakaian dalam).
    Setelah melepas pakaian, saya menyempatkan diri menimbang badan, wah, sekarang sudah turun lagi jadi 50kg saja… “pak, timbangannya memang agak kurang”… kata petugas CT Scan di RS PI yang memperhatikan saya agak terheran2… rupanya petugas di sana juga dibekali dengan keahlian untuk membuat pasien merasa nyaman.
    Setelah mengenakan kimono, saya berbaring di tempat khusus pada mesin CT Scan.
    Ruangan CT Scan sangat dingin karena suhunya perlu dijaga agar peralatannya dapat bekerja dengan baik. Untuk mengurangi rasa dingin, pasien diberi selimut tebal. Nah, ini bedanya, waktu di RS sebelumnya saya tidak diberi selimut, jadi kebayang kan kalau orang lagi sakit mesti di CT Scan…
    Sebelum dimulai, pasien diminta untuk menandatangani pernyataan telah mengetahui beberapa risiko yang dapat terjadi dalam proses CT Scan, termasuk reaksi pemberian cairan kontras.
  4. Proses Scan Pertama
    .
    Tempat kita berbaring akan bergerak melalui “terowongan” yang sebenarnya adalah “kamera-berputar” untuk melihat foto 3-dimensi dari bagian dalam tubuh kita. Saat kita bergerak melalui terowongan tersebut, harus tahan nafas secara beberapa detik.
    CT scan pertama kali dikembangkan pada tahun 70-an. Awalnya adalah untuk melihat gambaran di kepala. Saat ini prosesnya relatif cepat sehingga pasien dapat merasa lebih nyaman dan resolusi gambarannya pun bisa cukup tinggi.
    CT menggunakan komputer dan peralatan sinar-x yang berputar pada bagian terowongannya. Saat mesin scanner berputar, akan dipotret beberapa profil organ tubuh kita, sekitar 1,000 profil setiap putaran. Masing2 profil dianalisa oleh komputer dan dikompilasi menjadi bentuk gambar 2 dimensi.
  5. Suntikan Cairan KontrasSetelah proses CT Scan pertama selesai, saya diberikan suntikan cairan kontras. Ya, selain diminum, cairan kontras juga dapat diberikan melalui suntikan. Cairan kontras melalui suntikan ini diperlukan untuk memperjelas gambaran pembuluh2 darah dan struktur organ2 tubuh seperti otak, tulang belakang, hati dan ginjal. Cairan ini biasanya berupa campuran Yodium, berwarna bening. Kadangkala, injeksi diberikan melalui alat khusus dengan jarum yang halus (seperti pada CT Scan jantung).

    Setelah disuntikkan, cairan ini akan mengalir pada pembuluh darah dan setelah CT Scan selesai, ginjal serta hati akan membersihkan cairan tersebut dari tubuh pasien. Biasanya pasien akan disuruh minum air putih yang banyak agar cairan tersebut bisa segera dibersihkan.
    Selain diminum dan disuntik, cairan kontras dapat juga diberikan melalui dubur (untuk pemeriksaan daerah usus besar) dan melalui hidung/paru2 dengan cara menghirup (inhalation).Inhalation ini tidak umum, menggunakan gas xenon, untuk kasus yang sangat khusus melihat jaringan paru2 atau otak. Teknik ini juga hanya tersedia pada negara/kota tertentu saja di dunia dan benar2 untuk kasus yang langka.
    Suntikan cairan kontras ini telah digunakan bertahun2 tanpa efek samping yang serius. Efek yang paling umum adalah perasaan “hangat” saat cairan disuntikkan, yang diikuti dengan perasaan aneh di mulut dalam beberapa menit saja.
    Efek lainnya yang mungkin timbul adalah gatal2 yang bisa terjadi sampai beberapa jam setelah CT Scan. Reaksi alergi yang tidak umum adalah kesulitan bernafas dan pembengkakan tenggorokan atau organ lainnya. Untuk yang terakhir ini perlu segera ditindaklanjuti secara medis.
  6. Proses Scan KeduaSetelah diberikan suntikan cairan kontras, kembali dilakukan scanning seperti proses yang pertama. Total proses yang saya alami ini memakan waktu sekitar 45 menit (sudah rapi ganti baju lagi).
    Setelah selesai, hasil CT Scan akan dianalisa oleh dokter radiologi dan nantinya akan saya konsultasikan dengan dokter onkologi…
CT Scan termasuk proses pemeriksaan yang mahal. Di RS PI, CT Scan abdomen dengan kontras seperti di atas bisa dikenakan biaya sampai di atas 4,5 juta. Bersyukur saya tidak perlu mengeluarkan biaya karena sudah di’cover’ dengan jaminan/asuransi dari tempat saya bekerja.
Khusus bagi pasien kanker GIST, saya mendapat informasi dari sahabat di Himpunan Elgeka (Himpunan penderita leukemia CML dan penderita kanker GIST) bahwa CT Scan di RSCM tidak dikenakan biaya bagi pemegang kartu kuning (Askes – PNS). Selain itu, pasien GIST pemegang kartu Jamkesnas dan Jamkesda juga tidak dikenakan biaya CT Scan di RSU/RSUD (informasi dari sahabat di daerah a.l. Magelang).
Oya, sebagai informasi tambahan, disamping CT Scan, dikenal pula MRI (magnetic resonance imaging), bedanya adalah CT menggunakan sinar-X, sementara itu, MRI menggunakan medan magnetik yang memonitor atom hydrogen yang ada di cairan dalam tubuh kita.
Selain CT Scan dan MRI, dikenal pula Positron Emission Tomography(PET) Scan yang dikenal untuk melihat metastase atau penyebaran kanker. PET Scan ini jauh lebih mahal lagi biayanya, bisa mencapai lebih dari 15 juta. Saat ini yang saya tahu baru ada satu tempat PET Scan di Indonesia yaitu di sebuah RS di daerah Pluit. Biasanya pasien yang melakukan PET Scan pergi ke negara tetangga…